• Qhansa D.

Awal Kisah Demo (21 Mei 2019)

Updated: Sep 4, 2019


Semua berawal dimana saat pagi hari Tanggal 21 Mei 2019 pukul 02:00 WIB, diumumkan bahwa Pasangan Calon Presiden 01 memenangkan Pemilu RI 2019. Sebenernya pengumuman hasil Pemilu harusnya saat Tanggal 22 Mei 2019. Tapi entah kenapa dipercepat, mungkin mereka punya alsan tersendiri.


Aku gak tau sama sekali kalo kegiatan Pemilu ini bakal mempengaruhi jalur transportasi umum di Jakarta (Terutama Thamrin, Jakarta Pusat).


06:00 WIB - Perjalanan Menuju Kantor

Sebenernya perjalanan ke Kantor ku (yang berlokasi di Thamrin) sangatlah normal dan lancar. Tapi perbedaannya adalah jalur yang biasanya Bis Transjakarta 6A lalui, yaitu Jalan Imam Bonjol (yang ada Kantor KPU) itu diberikan Pagar Kawat dan Banyak Polisi yang berjaga disana.

Pikirku "Yaa mungkin karena Pemilu 2019, jadi KPU diamankan dan disterilkan". Oke, Gak ada masalah karena jalur yang di tutup cuma sedikit. Jadi aman - aman aja dong.


12:00 WIB - Lagi Di Kantor

Kehidupan pekerjaan dan perkantoran berjalan seperti biasa dan tidak ada hal yang mengganggu, sampai pukul 12:00 WIB ini.


Tiba - tiba Jalan M. H. Thamrin dari Monas hingga Bundaran HI sepi dan tidak ada kendaraan satupun yang lewat di jalan itu. Ternyata, jalan yang biasanya dilalui Busway dan kendaraan lain ini, di tutup dengan cone / pembatas jalan orange.

Perempatan Bank Indonesia M. H. Thamrin

Sempet bingung dong. Kenapa ditutup? Emang ada massa di jalur ini?


Dan ternyata aku baru sadar kalau BAWASLU ada di Jalan M. H. Thamrin. Walaupun massa belum banyak yang datang untuk demo, tapi polisi sudah melarang warga untuk melewati jalan tersebut (bahkan pejalan kaki yang ingin ke halte bis / MRT).





19:30 WIB - (Langsung Aja) ini Jam Pulang Lagi Lembur

Karena Bis Transjakarta yang biasa aku gunakan tidak beroperasi (kecuali di Tosari), akhirnya aku memutuskan untuk naik Ojek sampai Grand Indonesia. Rencananya, habis dari Grand Indonesia aku naik MRT yang di Bundaran HI.


Setelah aku sampai di Grand Indonesia, aku jalan kaki menuju Halte MRT Bundaran HI. Diperjalananku, disana banyak massa yang sedang melakukan Shalat Tarawih di pinggir jalan. Sempet takut sih buat ngelewatinnya, cuma ya gimana akhirnya beraniin diri aja buat ngelewatin para massa buat ke Halte MRT.


Eh tiba - tiba pas mau jalan, dicegat polisi dan bilang gabisa ke Halte MRT Bundaran HI karena ditutup akibat demo. Beliau bilang kalau mau naik MRT harus naik dari Dukuh Atas. Lah kan capek ya ke Dukuh Atas jalan kaki dari Bundaran HI. Akhirnya aku naik Bis Transjakarta Tosari (karena lebih deket dan tentunya MURAAHHH hehe).

Halte Busway Tosari

Apakah akan terjadi kerusuhan?


21:30 WIB - Udah Dirumah

Setelah perjalanan tak biasa ini dilalui, akhirnya sampai ke rumah dengan aman tanpa drama. Walaupun agak lama nungguin Bis 6B nya, ya gapapa lah yang penting bisa pulang.


(To Be Continued...)