QHANSA D.

  • Black YouTube Icon
  • Black Instagram Icon
  • Black Facebook Icon
  • Black Twitter Icon
  • Black LinkedIn Icon
  • Black SoundCloud Icon
  • Black Spotify Icon

BLOG

  • Qhansa D.

Menjadi "Underdog" Itu Menyenangkan

Pernah gak kalian mendengar kata "Underdog"?


Kalau dibikin satu kalimat:

"Underdog adalah sebutan bagi orang yang DISANGKA akan mengalami kekalahan, tapi pada akhirnya, dialah yang mendapatkan kemenangan."

Nah biasanya, seorang "Underdog" awalnya sering Diremehkan oleh orang lain, tapi setelah mereka sukses/berhasil, orang lain yang meremehkannya terdiam.


Pernah gak kamu dianggap remeh sama orang lain atau dibilang: "Ah, kamu mah GAK AKAN BISA ngelakuin itu!!" atau "Kamu GAK AKAN BISA sukses kalau nilai kamu jelek!"


Kalau pernah, dan itu membuat kamu jadi nge-down atau sakit hati, silahkan baca lebih lanjut:


Beberapa "Underdog" Terkenal

Sebelum aku menyebutkan nama-namanya, aku harap kamu bisa meluangkan waktu 7 menit saja untuk menonton video "Don't Waste 2020 by Prince Ea" di bawah ini:


Yap! Kamu bisa bayangkan:

  • Seorang Walt Disney dianggap tidak memiliki imajinasi/ide original oleh atasannya saat dia bekerja diperusahaan koran. Hingga pada akhirnya Ia dipecat dari perusahaan dia bekerja.

  • Seorang Lady Gaga pernah dibilang oleh pelatihnya bahwa suara dia terlalu pecah untuk menjadi penyanyi hebat/terkenal (Karena pada jaman itu, penyanyi perempuan yang terkenal hanyalah penyanyi bersuara lembut).

  • Bahkan seorang Beethoven yang telah menjadi composer hebat sepanjang sejarah, ternyata pernah dibilang oleh gurunya bahwa usahanya akan sia-sia dan tidak akan bisa menjadi seorang composer.


Lalu, apakah mereka Berhenti berjuang saat para ahli menyuruh mereka untuk berhenti?


Jawabannya Jelas Tidak. Karena kalau mereka berhenti, nama mereka tidak akan dikenal oleh banyak orang hari ini.


Membuka Rahasia Sukses

Seseorang yang terlihat "sukses" atau terlihat "jago" saat mereka melakukan sesuatu, pasti orang lain menganggap bahwa "Mereka emang punya Bakat, jadi wajar kalau jago" atau "Mereka emang Pinter, jadi wajar kalau juara".


Tapi sebenarnya, itu tidaklah benar. Mungkin, untuk beberapa orang iya. Tapi itu hanya 1% dari berjuta-juta umat manusia di seluruh dunia.


Mari kita pahami gambar ini:


Yap! Sukses itu seperti Gunung Es, yang mana biasanya kita lihat adalah PERMUKAANNYA. Tapi sebenarnya, dibalik itu semua, BANYAK PENGORBANAN dan USAHA yang telah dilakukan untuk mencapai kesuksesan itu.


Dari beberapa "Underdog" yang telah disebutkan di video sebelumnya, dari gambar gunung es ini, itu hanyalah SATU hal dari sekian banyak pengorbanan yang dilalui, yaitu DISAPPOINTMENT (alias Kekecewaan).


Gimana gak kecewa? Kita berguru kepada orang yang lebih jago/ahli atau bahkan yang telah menginspirasi kita. Namun, yang kita dapatkan adalah Kritikan Pedas (alias tidak membangun). Itu bisa saja malah membuat kita hancur dan ingin menyerah saat kita mendengarnya.


Lalu, Bagaimana Cara Melewatinya?


Jawabannya adalah TUTUP TELINGA, HINDARI ARGUMEN, TETAP BERJUANG. (Ini untuk konteks mengejar mimpi ya).


Untuk yang bingung kenapa harus melakukan itu? Ini penjelasannya :

  • Tutup Telinga: Tentu kita harus menghargai orang-orang yang memberikan saran/pendapatnya ke kita. Apalagi kalau tujuannya positif dan membangun, itu mah terima aja. Tapi, kalo mereka memberikan pendapat NEGATIF (seperti Ngomel/Kritik yang tidak membangun), itu hanya bisa membuat kamu sakit hati dan menyerah. Jadi, lebih baik tutup telinga (secara mental, jangan tutup telinga beneran di depan mereka).

  • Hindari Argumen: Sebenernya, ini pernah aku bahas di blog aku sebelumnya. Jadi, bisa dibaca disini. Tapi, untuk singkatnya, maksud dari hindari argumen adalah untuk MENGHEMAT ENERGI dan WAKTU. Ibaratnya, dalam 1 hari ada 24 jam, dan kamu punya waktu aktif 18 jam (karena 8 jam nya kamu tidur). Lalu, kamu sekolah/kuliah/kerja selama 9 jam dalam sehari, belum perjalanan 2 jam, jadi sisa 7 jam. Disini kamu bisa memilih antara menggunakan sisa waktumu untuk mengasah skill, atau meladeni teman/orang lain yang mengkritik kamu. Kalau kamu misalnya menggunakan waktu sisa 7 jam itu untuk "Meladeni" Perdebatan itu, sia-sia lah waktu dan energi kamu itu. Jadi, lebih baik "Iya-iyain" aja (toh yang capek mereka kok, bukan kamu HAHA).

  • Tetap Berjuang: Ini sih sudah jelas kayaknya. Intinya, HARUS KONSISTEN berjuang. Jangan setengah-setengah kalau kamu mau mengejar sesuatu. Kalaupun kamu dibilang "Gak Normal" atau "Gak Waras" atau bahkan "Gila", cuek aja dan tetep lakukan apa yang kamu ingin lakukan. Ingat, Thomas Alva Edison aja dianggap gila karena punya mimpi bisa menemukan lampu. Bahkan dia gagal 1000 kali!! Gimana gak makin dijelek-jelekin sama orang lain? Intinya, JANGAN PERNAH BERHENTI BERJUANG.


Ingatlah ini:

"NEVER Let The Experts STOP Your DREAM. They Can't See Your Heart. Remember, Experts Built the Titanic but Amateurs Built The Ark. " - Prince Ea -

Artinya: "JANGAN PERNAH Biarkan Para Ahli MENGHENTIKAN MIMPI Kamu. Mereka Tidak Bisa Melihat Hatimu. Ingat, Walaupun Para Ahli Bisa Membangun Kapal Titanic, Tetapi Para Amatir-lah yang pertama kali Membangun Perahu."


Oke, semoga blog ini bisa bermanfaat dan...


Tetap Semangat Mengejar Mimpi!!! :)